POKER PELANGI - AGEN POKER, DEWA POKER, JUDI POKER, POKER ONLINE
Saturday, November 16, 2024
4 Penggawa OGC Nice di Kualifikasi Piala Afrika pada November 2024
POKER PELANGI Jeda internasional menjadi ajang bagi para pemain di seluruh dunia untuk berbakti kepada negaranya, tak terkecuali para pemain OGC Nice, Mereka rela jauh-jauh terbang dari Eropa menuju Afrika untuk bermain di Kualifikasi Piala Afrika pada November 2024.
Klub berjuluk Les Aiglons ini memang memiliki sejumlah pemain asal Afrika. Pemain-pemain itu bahkan menjadi tumpuan timnas negaranya.
Siapa saja penggawa OGC Nice yang bermain di Kualifikasi Piala Afrika pada November 2024? Berikut daftarnya!
1. Evann Guessand memilih Pantai Gading meski sempat bermain bersama Prancis
Evann Guessand merupakan produk asli jebolan akademi OGC Nice. Ia berhasil promosi ke skuad utama OGC Nice sejak 2019/2020. Sempat dipinjamkan kepada Lausanne-Sport (Swiss) dan FC Nantes (Prancis), ia baru mendapat menit bermain reguler di Les Aiglons pada 2023/2024.
Evann Guessand tercatat pernah membela Prancis U-16, U-17, U-18, hingga U-19. Namun, setelah masuk ke jenjang senior, striker berusia 23 tahun ini lebih memilih untuk berkewarganegaraan Pantai Gading. Ia bakal menjadi bagian skuad Pantai Gading saat menentang Zambia dan Chad di Kualifikasi Piala Afrika pada November 2024.
2. Youssouf Ndayishimiye mendapat panggilan dari Timnas Burundi
Youssouf Ndayishimiye adalah gelandang bertahan Timnas Burundi. Ia telah mencatatkan 18 caps untuk mereka sejak debut pada Maret 2017. Pada Kualifikasi Piala Afrika November 2024, ia kembali dipanggil Burundi untuk menghadapi Malawi dan Senegal.
Saat ini, Youssouf Ndayishimiye menjadi salah satu gelandang andalan Les Aiglons. Pemain berusia 26 tahun tersebut telah tampil sebanyak 8 kali dengan mencetak 1 gol di Ligue 1 Prancis 2024/2025. Ndayishimiye sendiri didatangkan OGC Nice dari klub Turki, Basaksehir FK, pada Januari 2023.
3. Jérémie Boga telah mengantongi 21 caps bersama Pantai Gading
Jérémie Boga lahir di Marseille-Prancis pada 3 Januari 1997. Darah Pantai Gading dari orangtuanya membuat Jérémie Boga memilih Timnas Pantai Gading meski sempat bermain untuk Prancis U-19. Sejauh ini, ia telah mencatatkan 21 caps bersama Timnas Pantai Gading dan berpeluang bertambah setelah dipanggil untuk melawan Zambia serta Chad di Kualifikasi Piala Afrika pada November 2024.
Pemanggilan Jérémie Boga tak terlepas dari penampilannya bersama OGC Nice. Pada 2024/2025, ia sudah tampil dalam 11 pertandingan dan berhasil mengemas 2 gol di berbagai kompetisi. Sebagai seorang winger, mantan pemain Chelsea ini punya kemampuan berakselerasi dan mencari ruang kosong.
4. Ali Abdi bakal berjuang bersama Timnas Tunisia
Ali Abdi tak luput dari pemanggilan Timnas Tunisia untuk Kualifikasi Piala Afrika pada November 2024. Tunisia bakal bertandang ke markas Madagaskar dan menjamu Gambia. Ini bisa jadi kesempatan Ali Abdi untuk menambah caps-nya bersama Timnas Tunisia. Hingga saat ini, bek kiri berusia 30 tahun itu telah mencatatkan 30 laga di level internasional bagi Tunisia.
Ali Abdi memang sering mendapat panggilan dari Timnas Tunisia. Kesuksesannya bermain di Liga Prancis menjadi salah satu alasannya. Ia tercatat pernah mengenakan jersey Paris FC dan SM Caen sebelum berseragam OGC Nice. Semenjak direkrut Les Aiglons pada akhir musim panas 2024, ia telah dimainkan dalam delapan pertandingan di Ligue 1 2024/2025.
Keempat pemain di atas tentu saja bakal berjuang memberikan yang terbaik untuk negaranya. Kualitas mereka sebagai pemain liga top Eropa akan diuji di Kualifikasi Piala Afrika pada November 2024. Mampukah mereka membawa negaranya lolos ke putaran final Piala Afrika 2025?
Kinerja 4 Bek Baru TSG Hoffenheim pada Awal Musim 2024/2025
TSG Hoffenheim menampilkan etos kerja mengecewakan, khususnya di Bundesliga Jerman pada awal 2024/2025. Hingga pekan kesepuluh, tim asal Sinsheim ini hampir masuk jurang degradasi lantaran menempati posisi ke-15 di kasta tertinggi Liga Jerman. Rentetan hasil negatif tersebut membuat Die Kraichgauer mendepak Pellegrino Matarazzo dari jabatan kepala pelatih pada November 2024.
TSG Hoffenheim termasuk sangat aktif melakukan pembenahan kekuatan pada musim panas 2024 yang lalu. Selain telah melepas beberapa penggawa lama, Die Kraichgauer juga tidak lupa melengkapi puzzle dengan mendaratkan delapan tenaga ke Rhein-Neckar Arena. Para rekrutan anyar tersebut membawa harapan besar untuk memperkaya pilihan rotasi agar tetap bisa bersaing di semua kompetisi.
Salah satu yang menjadi sorotan pembenahan adalah lini belakang. Terbukti, dari 8 nama yang datang, TSG Hoffenheim memboyong 4 bek baru untuk meningkatkan daya saing dan kualitas jantung pertahanan. Lantas, siapa saja penggawa area pertahanan yang dimaksud dan seperti apa kinerjanya untuk Die Kraichgauer pada awal musim 2024/2025. Yuk, simak ulasan di bawah ini!
1. Valentin Gendrey ternyata lebih sering dirotasi untuk menempati posisi gelandang kanan
Meski tak selalu mewarnai daftar starter, Valentin Gendrey tetap bisa menjelma sebagai salah satu pilar penting permainan TSG Hoffenheim. Selain bek kanan, talenta kelahiran La Garenne-Colombes ini ternyata lebih sering dirotasi untuk mengisi posisi gelandang kanan sesuai kebutuhan taktik. Hal tersebut membuatnya memperoleh cukup banyak menit bermain. Hingga pekan kesepuluh pada 2024/2025, Gendrey sendiri sudah menyumbang 2 gol dan 1 assist dari 12 pertandingan di semua kompetisi.
Sebelum memutuskan membangun karier di Jerman, Valentin Gendrey merapat ke US Lecce setelah didapatkan dari Amiens SC pada musim panas 2021. Pesepak bola yang kini berusia 24 tahun ini perlahan bisa menambah kedalaman kekuatan sehingga dipasang sebagai bek kanan utama. Dirinya bahkan ikut berjasa mengantar I Salentini promosi ke Serie A Italia 2022/2023. Gendrey sendiri mencatatkan total penampilan sebanyak 111 kali dengan menciptakan 2 gol dan 8 assist di berbagai ajang.
Bertahan kurang lebih selama 3 tahun, Valentin Gendrey setuju hengkang dari US Lecce dengan menerima tawaran TSG Hoffenheim pada musim panas 2024. Talenta bertinggi 179 cm ini ditebus seharga 8,5 juta euro atau Rp142 miliar. Dirinya setuju menandatangani kontrak yang berlaku sampai 2028 bersama Die Kraichgauer.
2. Robin Hranac masih kesulitan tampil secara reguler bersama TSG Hoffenheim
Robin Hranac masih kesulitan tampil secara reguler bersama TSG Hoffenheim. Hal ini terjadi lantaran ketatnya persaingan untuk mengisi peran bek tengah inti Die Kraichgauer. Ini tentu membuat kontribusinya berjalan kurang optimal bagi tim asal Jerman tersebut. Hingga pekan kesepuluh pada 2024/2025, dirinya baru diturunkan dalam dua pertandingan di Bundesliga.
Robin Hranac sendiri merupakan bek tengah lulusan akademi sepak bola Viktoria Plzen. Putra daerah asli Plzen ini telah diberikan kesempatan untuk merasakan atmosfer persaingan di berbagai kategori umur. Dirinya bahkan sempat dikirim dengan status pinjaman ke beberapa tim seperti Tatran Liptovsky Mikulas dan FK Pardubice demi mendapat jam terbang.
Pesepak bola berkebangsaan Republik Ceko ini akhirnya bisa melebarkan sayap dengan mendapat kesempatan promosi ke skuad senior Viktoria Plzen pada musim panas 2022. Namun, Robin Hranac hanya bertahan singkat lantaran langsung dipinjamkan lagi kepada FK Pardubice. Langkah tersebut diambil agar bek tengah ini mendapat lebih banyak kesempatan untuk tampil.
Meski berstatus pinjaman, Robin Hranac sukses bertransformasi sebagai salah satu pilar penting pertahanan FK Pardubice 2022/2023. Dirinya sering diturunkan selama 90 menit di berbagai kompetisi. Hasilnya, dia berhasil menyumbang 2 gol dari 42 pertandingan bersama tim yang bermarkas di CFIG Arena tersebut.
Selepas kembali, Robin Hranac langsung dipercaya sebagai salah satu instrumen kunci, khususnya di jantung pertahanan Viktoria Plzen. Dia bahkan kerap diturunkan sejak menit pertama di semua kompetisi. Pemain yang kini berusia 24 tahun ini mencatatkan total kontribusi sebanyak 62 kali dengan mencetak 3 gol dan 4 assist untuk tim asal kota Plzen tersebut.
Berkat rekam jejak di Viktoria Plzen, Robin Hranac sukses memikat perhatian TSG Hoffenheim sehingga didatangkan pada musim panas 2024. Ini menjadi pengalaman pertamanya mentas di liga top Eropa. Dia dibeli seharga 8 juta euro atau sekitar Rp134 miliar. Selain itu, Hranac sepakat menandatangani kerja sama jangka panjang bersama Die Kraichgauer.
3. Arthur Chaves harus bergantian dengan penggawa lain di lini belakang
Sejauh ini, Arthur Chaves tidak selalu dipasang untuk memperkuat area pertahanan TSG Hoffenheim. Talenta berkebangsaan Brasil tersebut harus bergantian dengan penggawa lain di lini belakang. Ini tentu memengaruhi kontribusi dan menit bermain yang diterimanya bersama Die Kraichgauer. Hingga pekan kesepuluh pada 2024/2025, dirinya mencatatkan penampilan sebanyak 8 pertandingan dengan mengukir 1 gol di berbagai kompetisi.
Arthur Chaves sendiri sempat berkarier memperkuat Academico de Viseu setelah diboyong dari Avai FC pada musim panas 2022. Tak butuh waktu adaptasi lama, pesepak bola yang kini berusia 23 tahun ini langsung mengemban tugas sebagai bek tengah utama. Ini membuatnya kerap tampil selama 90 menit di semua ajang. Chaves sendiri telah membuat total penampilan sebanyak 58 laga dengan mengemas 4 gol untuk Os Viriatos.
Bek tengah kelahiran Florianopolis tersebut kemudian setuju memulai petualangan baru dengan meninggalkan Academico de Viseu untuk berlabuh ke TSG Hoffenheim pada tenggat waktu musim panas 2024. Arthur Chaves didatangkan seharga 6 juta euro atau Rp100,4 miliar. Dirinya juga disodori kontrak yang berlaku sampai 2028 bersama Die Kraichgauer.
4. Christopher Lenz belum melakoni debut karena masih berkutat dengan cedera betis
Christopher Lenz belum melakoni debut bersama TSG Hoffenheim. Pesepak bola kelahiran Berlin tersebut harus puas menghabiskan waktu di bangku cadangan. Dirinya masih kalah bersaing dengan Alexander Prass dalam mengisi sisi kiri permainan Die Kraichgauer. Selain itu, Lenz saat ini sedang berkutat dengan cedera betis sehingga makin tersisih dari skuad inti.
Christopher Lenz ternyata sempat berstatus tanpa tim setelah dilepas secara gratis oleh RB Leipzig pada musim panas 2024. Setelah mengganggur selama beberapa bulan, TSG Hoffenheim datang membawa kabar gembira untuk mengajaknya gabung pada September 2024. Namun, tidak diketahui terkait detail kontrak antara bek kiri berusia 30 tahun tersebut dan Die Kraichgauer.
Christopher Lenz menjadi satu-satunya bek baru yang belum menunjukkan kinerjanya untuk TSG Hoffenheim pada awal musim 2024/2025. Valentin Gendrey paling sering dipercaya menghiasi daftar starter sehingga memperoleh banyak menit bermain. Sementara, Robin Hranac dan Arthur Chaves masih bergantian dengan penggawa lain untuk menjaga jantung pertahanan Die Kraichgauer.
Friday, November 15, 2024
4 Pemain Ipswich Town di UEFA Nations League November 2024
Sebagai salah satu klub English Premier League yang notabene merupakan kompetisi elite Eropa, Ipswich Town tentu saja memiliki pemain berlabel tim nasional. Pada jeda internasional November 2024, klub berjuluk The Tractor Boys tersebut turut mengirimkan perwakilan ke UEFA Nations League.
Ada setidaknya empat pemain asal Ipswich Town yang dipanggil negaranya. Kira-kira, siapa pemain yang dimaksud? Berikut empat pemain Ipswich Town di UEFA Nations League pada November 2024
1. Sammie Szmodics mendapat panggilan lagi dari Timnas Republik Irlandia
Sammie Szmodics didatangkan Ipswich Town dari EFL Championship, Blackburn Rovers, pada musim panas 2024. Ia dibeli dengan banderol 10,6 juta euro atau setara Rp177 miliar. Hingga saat ini, playmaker berusia 29 tahun tersebut telah mencatatkan 3 gol dari 11 pertandingan bagi The Tractor Boys di Premier League 2024/2025.
Berkat catatan apiknya tersebut, Sammie Szmodics kembali dipanggil Timnas Republik Irlandia untuk UEFA Nations League B pada November 2024. Sebelumnya, ia telah mencatatkan delapan caps bersama Timnas Republik Irlandia. Mantan pemain Bristol City ini disiapkan untuk menghadapi Finlandia dan Inggris.
2. Nathan Broadhead tetap dipanggil Timnas Wales meski performanya naik turun
Nathan Broadhead merupakan pemain kelahiran Bangor-Wales. Winger berusia 26 tahun jebolan akademi Everton ini telah malang melintang di sepak bola Inggris. Ia tercatat pernah bermain untuk Burton Albion, Sunderland, hingga Wigan Athletic.
Nathan Broadhead bergabung dengan Ipswich Town sejak Januari 2023. Sempat menjadi andalan The Tractor Boys kala masih berlaga di EFL Championship, ia kini kesulitan bersaing setelah Ipswich Town promosi ke Premier League. Meski begitu, ia tetap dipanggil Timnas Wales untuk menghadapi Turki dan Islandia di UEFA Nations League B November 2024.
3. Dara O'Shea menyusul Sammie Szmodics ke Timnas Republik Irlandia
Sama seperti Sammie Szmodics, Dara O'Shea juga dipanggil Timnas Republik Irlandia untuk UEFA Nations League B November 2024. Sejak 2020, bek tengah bertinggi 189 sentimeter ini memang menjadi tembok utama di lini pertahanan Republik Irlandia. Dara O'Shea sejauh ini sudah mencatatkan 30 caps bagi Timnas Republik Irlandia.
Sama halnya dengan di timnas, Dara O'Shea juga menjadi palang pintu andalan Ipswich Town. Ia sudah tampil sebanyak delapan kali di Premier League 2024/2025. Sebelum berseragam The Tractor Boys, pemain berusia 25 tahun tersebut pernah membela West Bromwich Albion dan Burnley.
4. Arijanet Muric masih menjadi andalan Kosovo di bawah mistar gawang
Arijanet Muric adalah kiper asal Kosovo yang cukup lama berkarier di Inggris. Ia sempat digadang-gadang bakal menjadi kiper masa depan Manchester City. Namun, persaingan ketat di skuad The Citizens membuat ia tersisihkan dan kini harus bermain untuk Ipswich Town.
Arijanet Muric menjadi satu-satunya wakil Ipswich Town di UEFA Nations League C pada November 2024. Kiper berusia 26 tahun tersebut bakal berjuang di bawah mistar gawang Kosovo untuk menghadapi Rumania dan Lithuania. Peluang bermain Arijanet Muric sendiri tampaknya cukup besar, mengingat ia merupakan salah satu pemain termahal Kosovo.
Keempat pemain di atas bakal berjuang untuk negaranya masing-masing di UEFA Nations League. Kira-kira, siapa pemain yang mampu tampil menonjol di level timnas pada November 2024? Menarik untuk dinantikan!
4 Pemain Man United 2024/2025 yang Telah Mencapai 250 Penampilan
Bruno Fernandes kembali menjadi bintang kemenangan Manchester United saat menumbangkan Leicester City dengan skor telak 3–0 pada pekan ke-11 English Premier League (EPL) 2024/2025. Satu gol dan satu assist untuk gol Alejandro Garnacho memastikan tripoin di kandang bagi Setan Merah. Kemenangan ini sekaligus menjadi kado perpisahan yang manis bagi pelatih interim Ruud van Nistelrooy.
Laga kontra Leicester yang lalu juga menjadi momen bersejarah bagi Bruno Fernandes. Sang kapten menjadi pemain aktif keempat Manchester United yang telah telah mencapai 250 penampilan bersama klub. Lantas, siapa sajakah pemain Man United 2024/2025 yang telah mencapai 250 penampilan di samping Bruno Fernandes?
1. Marcus Rashford jadi satu-satunya pemain aktif jebolan akademi yang mencapai 250 penampilan
Marcus Rashford merupakan satu-satunya pemain aktif yang berasal dari akademi Manchester United yang berhasil menembus 250 penampilan untuk klub. Pencapaian luar biasa ini diraihnya pada pertandingan putaran kelima FA Cup pada Februari 2021 ketika Setan Merah berhasil mengalahkan West Ham United dengan skor 1–0. Ia tercatat sebagai pemain termuda ketiga dalam sejarah Manchester United yang berhasil mencapai 250 laga setelah Norman Whiteside dan Ryan Giggs.
Sejak debut gemilangnya pada laga melawan Midtjylland di Liga Europa 2016/2017, Rashford langsung mencuri perhatian karena mencetak dua gol. Penampilan debut tersebut menandai awal perjalanan panjangnya bersama tim utama Manchester United. Ia selalu menjadi andalan bagi tiap pelatih yang menangani tim, meskipun terjadi pergantian pelatih yang cukup sering. Hingga pekan ke-11 Premier League 2024/2025, Rashford telah mencatatkan total 420 penampilan bersama Manchester United di semua kompetisi.
2. Luke Shaw butuh waktu hampir 10 tahun untuk mencapai 250 penampilan bersama MU
Luke Shaw bergabung dengan Manchester United pada Juli 2014 dengan biaya transfer sebesar 37,5 juta euro atau sekitar Rp630,2 miliar. Kehadirannya saat itu diharapkan menjadi penerus Patrice Evra yang hengkang ke Juventus. Ia pun melakoni debutnya bersama Setan Merah pada pekan keenam Premier League 2014/2015 ketika Setan Merah menghadapi West Ham United.
Namun, perjalanan karier Shaw di Manchester United tidaklah mudah. Hanya setahun membela tim, ia harus menghadapi cedera serius yang menghambat perkembangannya. Pada 2015, Shaw mengalami patah tulang kaki yang mengharuskannya absen lebih dari 1 tahun.
Setelah pulih dari cedera, Shaw tidak langsung mendapatkan tempat utama di tim. Ia harus bersaing ketat dengan Ashley Young dan pemain muda, Brandon Williams. Meski mengalami kesulitan, Shaw akhirnya berhasil mendapatkan kembali posisinya dan mulai tampil konsisten, terutama pada era kepelatihan Ole Gunnar Solskjaer.
Pada April 2023, Shaw menorehkan catatan penting dalam kariernya dengan penampilan ke-250 bersama Manchester United. Akan tetapi, ia membutuhkan waktu 9 tahun lebih untuk mencapai 250 laga akibat kerap dilanda cedera. Hingga kini, ia telah mengoleksi 275 laga bersama klub dengan belum sekali pun tampil pada 2024/2025.
3. Victor Lindelof sukses tampil di 250 laga meski dengan persaingan ketat di lini pertahanan
Victor Lindelof dibeli Manchester United pada bursa transfer musim panas 2017 dari Benfica dengan mahar sebesar 35 juta pound sterling atau setara Rp588,11 miliar. Keputusan untuk merekrut pemain asal Swedia ini tak lepas dari penampilannya yang mengesankan hingga menarik perhatian Jose Mourinho kala itu. Dengan harapan dapat memperkuat lini pertahanan MU, Lindelof datang sebagai bek tengah yang memiliki kemampuan distribusi bola yang baik dan bisa bermain dengan tenang di bawah tekanan.
Namun, perjalanan Lindelof di Manchester United tidaklah mulus. Dirinya menghadapi persaingan sengit di lini belakang Setan Merah. Meskipun demikian, ia konsisten menunjukkan performa apik setiap kali diberi kesempatan bermain, terutama saat tim mengalami krisis cedera.
Victor Lindelof berhasil mencatatkan 250 penampilan bersama Manchester United pada Februari 2024 setelah berkarier di Old Trafford selama hampir 7 tahun. Ia mencatatkan milestone tersebut dalam pertandingan melawan West Ham United. Ia masuk menggantikan Lisandro Martinez dan sukses membantu tim meraih kemenangan 3–0. Meskipun telah mencapai angka penampilan yang signifikan, persaingan di lini pertahanan MU kini makin ketat dengan kedatangan Matthijs de Ligt. Lindelof pun baru mengemas empat penampilan di Premier League 2024/2025.
4. Bruno Fernandes hanya butuh kurang dari 5 tahun untuk mencapai 250 penampilan
Bruno Fernandes bergabung dengan Manchester United pada Januari 2020 dari Sporting CP dengan harapan dapat memperkuat lini tengah tim. Setelah kedatangannya, pemain asal Portugal ini langsung melakoni debutnya bersama Setan Merah pada Februari 2020 melawan Wolverhampton Wanderers. Sejak saat itu, Fernandes menjadi sosok yang tak tergantikan di lini tengah tim.
Bruno Fernandes menjadi pemain tercepat di antara empat pemain aktif Manchester United yang telah mencapai 250 penampilan. Selama 4 tahun lebih merumput di Old Trafford, ia hanya absen dalam 15 pertandingan, yang terdiri dari 5 kali karena skorsing, 3 kali karena cedera, 1 kali karena sakit, dan 6 kali karena rotasi pemain. Ini membuktikan betapa tangguh dan pentingnya sosok Fernandes di lini tengah.
Dengan kontribusinya yang terus meningkat, Bruno Fernandes kini telah mengoleksi 83 gol dan 73 assist di semua kompetisi. Produktivitas assist-nya yang luar biasa hanya kalah dari Kevin De Bruyne yang memiliki 84 assist terhitung sejak dirinya melakoni debut. Tak ayal itu menjadikan Fernandes sebagai salah satu gelandang terbaik di Premier League saat ini.
Bruno Fernandes telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain kunci dalam sejarah modern Manchester United. Pencapaiannya yang luar biasa, yakni menjadi pemain ke-89 yang mencatatkan 250 penampilan untuk klub, menunjukkan ketangguhan dan dedikasinya sejak bergabung pada Januari 2020. Pencapaiannya ini makin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu playmaker terbaik yang pernah dimiliki Manchester United.
5 Pemain Inggris yang Berseragam Arsenal pada 2024/2025
Arsenal memiliki skuad dengan banyak pemain asing, hanya 5 pemain Inggris di tim
Ben White berperan sebagai bek kanan utama dengan 12 penampilan dan 1 assist
Bukayo Saka mencetak 4 gol dan 7 assist dari 15 pertandingan di semua ajang pada musim 2024/2025
Arsenal merupakan salah satu tim pesaing gelar juara di English Premier League (EPL). Itu tampak wajar saat menilik skuad yang dimiliki The Gunners. Mereka diperkuat banyak pemain hebat dari berbagai negara, termasuk pada 2024/2025.
Kendati demikian, keberadaan pemain asing juga makin mengikis dominasi pemain Inggris di Arsenal. Pada 2024/2025 ini, hanya ada lima pemain Inggris yang mengisi skuad The Gunners. Lantas, siapa saja mereka dan seperti apa kiprahnya?
1. Ben White diandalkan untuk mengisi posisi bek kanan
Ben White bergabung dengan Arsenal pada musim panas 2021 usai direkrut dari Brighton & Hove Albion. Dia awalnya menjadi andalan untuk mengisi posisi bek tengah. Namun, seiring berjalannya waktu, White diproyeksikan sebagai bek kanan. Untungnya, dia mampu menjalankan peran tersebut dengan baik.
Pada 2024/2025, White telah diturunkan Mikel Arteta dalam 12 pertandingan di semua ajang dan berkontribusi atas 1 assist. Dia sempat melewatkan beberapa pertandingan karena cedera lutut. Apabila tetap bugar dan performanya konsisten, pemain 27 tahun ini akan terus menjadi pilihan utama di sektor bek kanan.
2. Declan Rice merupakan nyawa permainan di lini tengah
Declan Rice menyandang status sebagai rekrutan termahal sepanjang sejarah Arsenal. Dia dibeli dari West Ham United pada musim panas 2023 dengan harga 116 juta euro atau Rp1,9 triliun. Rice tentu diharapkan bisa memberikan kontribusi maksimal mengingat biaya transfernya yang fantastis.
Rice pun langsung menjelma menjadi nyawa permainan di lini tengah Arsenal. Dia biasa diturunkan untuk mengisi posisi gelandang bertahan maupun tengah. Pada 2024/2025, pemain berusia 25 tahun ini sudah mencatat 14 penampilan di semua ajang dengan torehan 1 gol dan 2 assist.
3. Ethan Nwaneri baru dipromosikan ke tim senior pada musim panas 2024
Ethan Nwaneri merupakan pemain binaan akademi Arsenal. Karena punya potensi yang menjanjikan, dia dipercaya promosi ke tim senior pada musim panas 2024. Nwaneri pun menjadi pemain termuda The Gunners pada 2024/2025 dengan usia yang baru menginjak 17 tahun.
Nwaneri sendiri bisa bermain di posisi gelandang serang, tengah, dan winger kanan. Namun, karena masih minim pengalaman, Nwaneri hanya menjadi pelapis dan masuk sebagai pemain pengganti. Dia baru melakoni delapan pertandingan di semua ajang. Meski begitu, Nwaneri telah mencetak tiga gol di Carabao Cup.
4. Bukayo Saka menjadi pilar penting di lini serang
Bukayo Saka juga produk akademi Arsenal. Dia berhasil promosi ke tim senior pada musim panas 2019. Karena kualitas yang dimiliki, Saka tidak mengalami kesulitan berarti sehingga cepat bersinar. Dia bahkan mengunci tempat utama di posisi winger kanan.
Peran Saka sangat dibutuhkan dalam serangan The Gunners. Pemain yang baru berusia 23 tahun ini punya kecepatan serta ketangkasan olah bola yang mumpuni. Saka pun telah berkontribusi atas 4 gol dan 7 assist dari 15 pertandingan di semua ajang pada 2024/2025.
5. Raheem Sterling merupakan pemain pinjaman dari Chelsea
Raheem Sterling merupakan wajah baru di Arsenal. Dia berlabuh pada musim panas 2024 dengan status pinjaman dari Chelsea selama semusim. Sterling datang dengan membawa segudang pengalaman mentereng. Dia sebelumnya pernah membela Liverpool, Manchester City, dan Chelsea.
Meski begitu, Sterling tidak banyak mendapat kesempatan bermain bersama The Gunners. Dia baru diturunkan dalam 8 pertandingan di semua ajang dengan mencatat 1 gol dan assist. Wajar saja, performa winger berusia 29 tahun ini memang kian menurun sehingga sulit untuk bersaing.
Arsenal memang sangat bergantung kepada pemain asing ketimbang pemain Inggris pada 2024/2025 ini. Bahkan, dari 5 nama di atas, hanya 3 yang dipercaya menjadi pilihan utama. Sisanya berperan sebagai pelapis.
Thursday, November 14, 2024
Pesan Shin Tae Yong ke Timnas: Nikmati Duel Lawan Jepang
Timnas Indonesia akan menjamu Jepang dalam lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026, Jumat (15/11/2024). Jepang, yang berstatus Raja Asia, tentu menjadi ujian berat buat Timnas meski main di kandang, Stadion Utama Gelora Bung Karno.Namun, pelatih Timnas, Shin Tae Yong, melarang keras anak-anak asuhnya untuk memikirkan perbedaan kelasnya dengan Jepang. Pasukan Garuda hanya perlu menikmati jalannya duel dan memberikan segalanya di atas lapangan."Saya selalu katakan kepada pemain untuk nikmati saja pertandingan nanti. Tuangkan semua yang kalian miliki saat bertanding," kata Shin dalam jumpa pers jelang laga.
Shin Tae Yong gak beri tekanan ke Timnas untuk menang
Shin juga memilih realistis. Sebab, mengalahkan Jepang yang tengah superior di Kualifikasi Piala Dunia 2026 bak mimpi di siang bolong. Karena itu, Shin tidak memberikan tekanan kepada anak-anak asuhnya."Daripada memberi tekanan kepada para pemain, saya lebih membiarkan mereka untuk fokus pada pertandingan," ucap Shin.
4 Pemain Real Sociedad yang Belum Absen hingga GW 13 LaLiga 2024/2025
Real Sociedad menjalani start yang tak mudah di LaLiga Spanyol 2024/2025. Kegagalan meraih kemenangan dalam lima laga beruntun dari pekan ketiga hingga pekan ketujuh sempat membuat mereka terjebak di papan bawah. Untungnya, klub berjuluk Txuri-urdin tersebut bangkit dan kini bertengger di posisi kedelapan dari total 13 laga.
Peluang Real Sociedad untuk menembus papan atas tentu masih terbuka lebar. Apalagi, mereka memiliki sederet pemain bintang yang siap memberikan segalanya untuk tim. Itu termasuk empat pemain yang selalu dipercaya untuk tampil dalam 13 laga yang telah terlewati.
Berikut empat pemain Real Sociedad yang belum absen sama sekali hingga pekan ke-13 LaLiga 2024/2025.
1. Martín Zubimendi menjadi pilar penting di lini tengah
Performa yang ditunjukkan Martín Zubimendi makin gemilang. Ia menjadi salah satu pilar penting di lini tengah Real Sociedad. Selain tampil dalam 13 laga, ia juga telah mengoleksi 1 gol dan 2 assist.
Performa terbaik pemain Tim Nasional Spanyol tersebut terjadi pada pekan ke-12. Ia memberikan kontribusi maksimal dalam laga melawan Sevilla dan mencatatkan dua assist. Berkat kehadiran pemain berusia 25 tahun tersebut, Txuri-urdin meraih tiga poin lantaran menang dengan skor 2–0.
2. Takefusa Kubo berperan sebagai mesin gol
Takefusa Kubo memegang peran sebagai salah satu motor serangan Real Sociedad. Kemampuan yang baik dalam membongkar pertahanan lawan membuatnya selalu dipercaya untuk tampil dalam 13 laga yang telah dijalani oleh timnya. Selain itu, pemain asal Jepang tersebut juga telah mengemas tiga gol.
Kubo menjadi pahlawan kemenangan Real Sociedad dalam laga melawan Espanyol pada pekan kedua. Ia mencetak gol satu-satunya pada laga tersebut. Selain Espanyol, dua tim lain yang telah pemain berusia 23 tahun tersebut bobol adalah Valencia dan Sevilla.
3. Sergio Gómez menjalani musim pertamanya dengan gemilang
Sergio Gómez tengah menjalani musim pertama bersama Real Sociedad. Pada musim panas 2024, ia diboyong dari Manchester City seharga 9 juta euro atau 150 miliar rupiah. Sang pemain dan pihak klub sepakat menandatangani kontrak berdurasi 6 musim hingga 2030 mendatang.
Pemain asal Spanyol tersebut tak butuh waktu lama untuk beradaptasi dengan sistem permainan Txuri-urdin. Apalagi, ia memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi berbeda. Selain tampil dalam 13 laga, dirinya juga telah mencatatkan 3 assist.
4. Álex Remiro tampil kokoh di bawah mistar gawang
Yang terakhir, ada pertahanan terakhir Real Sociedad, Álex Remiro. Hingga pekan ke-13, ia menjadi satu-satunya pemain yang selalu tampil penuh pada tiap laga. Permainan yang konsisten membuat Imanol Alguacil selaku juru taktik selalu memberi kepercayaan penuh kepadanya.
Kiper asal Spanyol tersebut memiliki statistik yang cukup bagus pada awal LaLiga 2024/2025. Berkat kontribusinya di bawah mistar gawang, Real Sociedad menjadi tim kedua dengan kebobolan paling sedikit sejauh ini. Dari 13 laga, Txuri-urdin baru kebobolan 10 gol.
Berkat kontribusi para pemain di atas, Real Sociedad meraih kemenangan penting pada pekan ke-13. Tampil di hadapan pendukung sendiri, mereka membuat Barcelona bertekuk lutut dan pulang tanpa poin. Kemenangan atas pemuncak klasemen tentu akan membuat pasukan Imanol Alguacil makin percaya diri untuk menjalani laga-laga berikutnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)