Tuesday, November 12, 2024

Usai Piala AFF, Timnas Futsal Ditargetkan Juara Piala Asia

Menpora Dito Ariotedjo menngungkapkan, Timnas Futsal Indonesia harus berprestasi lebih tinggi lagi selepas menjuarai Piala AFF 2024. Mereka ditargetkan bisa pertahankan gelar juara di Piala Asia 2026. "Kita ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Asia Futsal 2026. Ini sebenarnya tantangan beratnya, jangan sampai saat jadi tuan rumah kita enggak juara," kata Dito di Kemenpora, Selasa (12/11/2024). 1. Targetkan berprestasi di SEA Games dan Asian Games Selain menjuarai Piala Asia 2026, Dito juga ingin agar Timnas Futsal bisa berprestasi di SEA Games dan Asian Games. Khusus SEA Games, terdekat akan digelar pada 2025 di Bangkok, Thailand. "Jadi bagaimana ke depan kita genjot futsal dan pastikan prestasi futsal ini makin tinggi di dunia dan bisa berkontribusi juga di SEA Games dan Asian Games," kata Dito. 2. Futsal Indonesia punya potensi berprestasi Menilik perjalanan Timnas Futsal di Piala AFF 2024, Dito menyebut Evan Soumilena dan kawan-kawan punya potensi berprestasi di kancah dunia. Dia pun berkomitmen menjadikan futsal cabang olahraga (cabor) prioritas. "Kita komitmen bagaimana bisa melanjutkan futsal menjadi olahraga yang harus kita targetkan (berprestasi) di kancah dunia. Futsal Indonesia punya potensi berprestasi Indonesia di kancah dunia," kata Dito. 3. Futsal Indonesia bisa berkembang lagi Pelatih Timnas Futsal, Hector Souto, mengaku senang Indonesia bisa menjuarai Piala AFF 2024. Dia yakin, gelar juara ini bisa jadi pemantik agar futsal meledak lagi di Indonesia. "Bagus bagi Timnas Futsal Indonesia bisa membawa pulang Piala AFF 2024, karena saya melihat semua sudah bekerja keras untuk membuat futsal meledak lagi di tanah air. Senang bisa juara di ajang ini," ujar Souto. Selepas Piala AFF 2024, Timnas Futsal Indonesia ditunggu SEA Games 2025 di Bangkok. Kemudian, ada Piala Asia 2026 yang menanti, dengan status sebagai tuan rumah.

Kombinasi Suplemen Ini Mungkin Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak

Kombinasi suplemen magnesium dan L-theanine dikatakan dapat membantu tidur lebih nyenyak. Magnesium efektif meredakan kecemasan, stres, dan tidur, sementara L-theanine membantu tubuh lebih rileks. Suplemen ini bisa efektif bagi sebagian orang namun tidak dianjurkan tanpa konsultasi dokter terlebih dahulu. Baru-baru ini, media sosial merekomendasikan kombinasi suplemen magnesium dan L-theanine agar bisa tidur lebih nyenyak. Kedua suplemen ini dianggap efektif untuk meredakan kecemasan dan stres. Banyak yang percaya bahwa mengonsumsinya bisa membantu mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik. Magnesium memang telah terbukti memiliki efek positif pada suasana hati, kecemasan, stres, dan tidur, sedangkan L-theanine dikenal dengan kemampuannya untuk membantu tubuh lebih rileks, meskipun belum banyak data ilmiah yang mendukung efeknya. Lantas, apa benar kombinasi magnesium dan L-theanine bisa membuat tidur lebih nyenyak? Berikut penjelasannya. Efek kombinasi magnesium dan L-theanine akan berbeda untuk setiap orang Kombinasi magnesium dan L-theanine mungkin membantu sebagian orang dalam meningkatkan kualitas tidur. Kombinasi ini akan membantu tubuh rileks, tetapi efektivitasnya masih menjadi perdebatan di kalangan ahli. Meskipun keduanya diklaim bisa bekerja secara sinergis atau saling melengkapi saat dikonsumsi bersama, tetapi belum ada data yang cukup kuat untuk merekomendasikan kombinasi ini secara pasti. Beberapa orang memang melaporkan manfaat dari kombinasi ini, tetapi ada risiko bahwa efeknya justru berlawanan bagi sebagian lainnya. "Ada banyak bukti yang menunjukkan magnesium memiliki efek positif terhadap suasana hati, kecemasan, stres, dan tidur," jelas K. Ashley Garling-Nañez, PharmD, asisten profesor klinis di University of Texas di Austin College of Pharmacy, kepada Verywell Health. Selain mempromosikan relaksasi, L-theanine juga dapat meningkatkan fokus, yang justru bisa membuat beberapa orang kesulitan tidur. Garling-Nañez menambahkan bahwa mengambil L-theanine sebagai bantuan tidur "agak kontradiktif." Hal yang perlu diketahui sebelum mengonsumsi magnesium dan L-theanine Sebelum mencoba kombinasi magnesium dan L-theanine, ada beberapa hal penting yang perlu diketahui. Jika kamu menemukan bahwa salah satu dari keduanya membantu tidur, kamu tidak perlu menambahkan suplemen lainnya. Mengonsumsi keduanya secara bersamaan bisa membuat sulit untuk menentukan mana yang efektif atau apakah salah satunya tidak memberi efek. Mulailah dengan dosis rendah, sekitar 100 miligram, untuk melihat bagaimana tubuh merespons. Jika kamu adalah orang dewasa sehat tanpa kondisi medis atau masalah kesehatan mental, biasanya suplemen ini aman dikonsumsi dalam dosis moderat. Namun, jika kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan, penting untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker. Pada akhirnya, kombinasi magnesium dan L-theanine mungkin dapat menjadi pilihan untuk membantu tidur, tetapi efektivitasnya akan berbeda pada setiap orang. Sebelum mengandalkan suplemen, penting untuk mengutamakan kebiasaan tidur yang baik dan menjaga rutinitas yang sehat.

5 Ciri-Ciri Wajah yang Terkena Merkuri Kenali Tandanya

Penggunaan merkuri dalam produk kecantikan sepenuhnya dilarang. Senyawa tersebut bersifat racun bagi kesehatan dan dapat memicu efek samping. Sejumlah ciri-ciri wajah yang terkena merkuri ini mungkin muncul ketika kamu mengaplikasikan produk perawatan kulit dengan kandungan tersebut. Lantas, seperti apa tanda dan gejalanya? Kamu perlu mewaspadai adanya kandungan merkuri pada produk kecantikan. Umumnya, senyawa ini digunakan pada krim, serum, atau produk lain yang menawarkan efek memutihkan, mencerahkan, anti-penuaan, hingga menghilangkan kerutan. Selain memeriksa komposisi pada kemasan, kamu juga perlu mengenali efek akibat penggunaan senyawa ini. Berikut penjelasan lebih lengkapnya. 1. Iritasi kulit Paparan merkuri pada kulit tubuh mana pun dapat memicu iritasi serius. Tandanya mirip dermatisis, yakni berupa sensasi gatal dan kulit kering yang terasa tidak nyaman. Selain itu, kulit juga tampak memiliki kemerahan. Gejala serupa sebetulnya juga kamu alami saat menggunakan produk yang tidak cocok di kulitmu. Namun, meski ragu produk yang digunakan mengandung merkuri, sebaiknya tetap segera hentikan pemakaiannya, ya. 2. Kulit mudah terkelupas Tanda kedua ini masih berkaitan dengan dermatitis kulit akibat penggunaan produk mengandung merkuri. Selain ruam alias muncul kemerahan dan gatal, kulit juga menjadi lebih sensitif dan mudah terkelupas. Ketika hal tersebut terjadi, wajah akan terasa perih. Sensasi tersebut mungkin wajar dirasakan jika sebelumnya kamu menggunakan produk eksfoliator. Namun, pada penggunaan produk dengan merkuri, itu bisa jadi tanda bahwa kulitmu sedang tidak baik-baik saja. 3. Perubahan warna kulit Ya, tidak salah jika krim dengan kandungan melanin dipasarkan dengan embel-embel memutihkan atau meningkatkan tone kulit. Pasalnya, logam merkuri ditambahkan karena kemampuannya dalam menghambat melanosit yang berdampak pada pigmentasi tubuh. Ketika menggunakan produk dengan merkuri, kulit pun berpotensi menjadi lebih cerah. Bahkan, perubahan tersebut bisa kamu dapatkan seketika alias instan. 4. Muncul bintik hitam Paparan merkuri, termasuk menggunakan krim dengan kandungan logam tersebut, dapat membuat kulit tampak lebih cerah. Akan tetapi, cara kerjanya yang menekan produksi melanin dapat memicu dampak serius. Salah satunya menghasilkan melanin yang tidak merata. Hasilnya, melanin mengendap dalam gumpalan yang justru memicu munculnya bintik-bintik di wajah. Ada kalanya hal tersebut juga menyebabkan kulit berwarna keabu-abuan. 5. Penurunan daya tahan kulit Dalam lembar informasi yang dirilis, WHO menyebutkan bahwa merkuri dalam produk kecantikan dapat berdampak pada kulit. Salah satunya menyebabkan penurunan daya tahan kulit terhadap infeksi bakteri dan jamur. Ketika ciri-ciri wajah yang terkena merkuri muncul, sebaiknya hentikan penggunaan produknya. Kalau kamu tidak yakin, ada baiknya melakukan pemeriksaan ke dokter demi menghindari efek samping lebih serius. Artikel ini telah tayang di Idntimes.com dengan judul "5 Ciri-Ciri Wajah yang Terkena Merkuri, Kenali Tandanya".

Monday, November 11, 2024

Van Nistelrooy dan Peripisahan Emosional dengan Manchester United

Berakhir sudah masa bakti Ruud van Vinstelrooy sebagai manajer interim Manchester United. Sebentar lagi, MU akan resmi dilatih manajer baru, Ruben Amorim. Perpisahannya dengan Setan Merah terasa emosional bagi pelatih asal Belanda itu. Tugas terakhrinya membela MU ditutup dengan kemenangan sempurna 3–0 melawan Leicester City. 1. Kenangan manis untuk Van Nistelrooy Van Nistelrooy hanya diberi tugas mendampingi Manchester United dalam empat pertandingan, sebagai manajer interim menggantikan Erik ten Hag. Masa-masa itu disebut Van Nistelrooy sebagai kenangan indah untuknya selama berada di Old Trafford. "Saya sangat menikmatinya, ini adalah periode yang singkat, tapi luar biasa. Kami berada dalam posisi yang tidak pasti tetapi kami mencoba melakukan pekerjaan kami dan membantu klub," kata Van Nistelrooy dikutip Mirror. Van Nistelrooy juga bicara soal perasaannya mendapat dukungan hangat dari para penggemar selama masa-masa sulit. 2. Nyaris sempurna bersama MU Manchester United melewati masa-masa sulit bersama Erik ten Hag. Namun, perjalanan Van Nistelrooy bersama MU malah terbilang nyaris sempurna. Setan Merah tak terkalahkan dalam empat laga terakhir. Van Nistelrooy membawa MU memenangkan laga 5–2 melawan Leicester City di babak 16 besar Piala Liga. Setelahnya, MU ditahan imbang 1–1 saat berhadapan dengan Chelsea. Beralih ke Liga Eropa, Manchester City memetik kemenangan 2–0 melawan PAOK. Perjalanan Van Nistelrooy bersama Setan Merah ditutup dengan hasil 3–0 atas Leicester City di Premier League. 3. MU bersiap menyambut manajer baru "Jadi, bagi saya, penting untuk memiliki kejelasan itu dan saya menghargai itu. Pada akhirnya, yang paling penting adalah klub sepak bola ini, dan saya di sini untuk mendukungnya dalam peran saya," kata Van Nistelrooy. MU akan segera berada dalam kendali manajer baru, Ruben Amorim. Karena adanya jeda internasional, Amorim baru bisa memimpin laga pertama di Old Trafford pada 24 November 2024 mendatang saat menghadapi Ipswich Town. Menarik untuk dinantikan bagaimana kelanjutan nasib Van Nistelrooy bersama Manchester United setelah kedatangan Amorim.

Bellingham Seret Gol di Real Madrid Musim Ini Ada Apa?

Musim lalu, Jude Bellingham jadi sosok yang sangat tajam di Real Madrid. Namun, musim ini cerita menjadi lain bagi sosok asal Inggris itu. Dia begitu seret gol dan dianggap minim kontribusi. beruntung, Bellingham akhirnya membuka keran golnya musim ini ketika Madrid menang atas Osasuna, Sabtu (9/11/2024) lalu. Sebenarnya apa yang terjadi pada eks pemain Borussia Dortmund ini? 1. Ada perubahan peran yang diberikan Carlo Ancelotti Dilansir ESPN FC, Bellingham menyebut minimnya gol yang dia cetak musim ini baik di LaLiga maupun Liga Champions, karena perubahan peran yang diberikan Carlo Ancelotti. Dia tidak lagi jadi pencetak gol utama. "Saya tampil seperti biasa. Tapi bedanya mungkin saya susah cetak gol musim ini. Orang-orang membicarakan itu karena saya bikin banyak gol musim lalu, tapi saya rasa peran saya berbeda musim ini," kata Bellingham. 2. Bellingham coba bantu tim dengan cara berbeda Bellingham mengungkapkan, musim ini dia beroperasi di area yang berbeda ketimbang musim lalu. Namun, perkara mencetak gol, dia berjanji akan melakukannya lagi jika ada kesempatan. "Mulai sekarang, saya mulai pede untuk bisa bikin gol dan coba mempertahankan itu, tapi jika tidak bisa, ya saya cari cara lain untuk membantu tim. Intinya saya siap lakukan apa pun untuk tim," ujar Bellingham. 3. Bellingham sempat jadi sasaran kritik fans Musim lalu, Bellingham tampil produktif dengan mencetak 23 gol dan 13 assist dari 42 laga di seluruh ajang bersama Madrid. Performa apik ini juga yang membantu Marid juara LaLiga dan Liga Champions. Namun, musim ini Bellingham hanya menorehkan satu gol dan empat assist sejak awal musim. Tak ayal, dia sempat jadi sasaran kritik fans Real Madrid yang kecewa karena penampilannya yang menurun.

4 Tanda Kamu Perlu Mengambil Risiko dalam Karier Jangan Takut!

Ketika kamu ingin sukses dalam berkarier, terkadang kamu harus berani mengambil risiko. Baik itu menerima tugas yang lebih sulit, bertahan di suatu pekerjaan, ataupun mencari pekerjaan baru. Mengambil risiko dalam karier memang sering kali dianggap sebagai hal yang menakutkan, tetapi sebenarnya memiliki pengaruh yang besar terhadap kesuksesanmu di masa depan. Menurut pelatih karier dan kepala di Compass Consultants di Manhattan, Diane Rosen, Ed.D., JD, MBA, dikutip New York Post, melangkah keluar dari zona nyaman, ternyata tidak sesulit yang kita bayangkan. "Salah satu caranya adalah dengan membingkai risiko menjadi sebuah tujuan, lalu mengevaluasi kelayakan tujuan tersebut, termasuk kelebihan, kekurangan, dan cara untuk menggapainya. Ketika kamu menyebut sesuatu sebagai tujuan dan bukan risiko, hal ini akan membantumu mengevaluasi lebih cermat dan mengurangi rasa takut," ujarnya. Selain itu, masih mengutip New York Post, Yolanda M. Owens, seorang pelatih karier di The Muse, menambahkan bahwa pertumbuhan karier yang cepat serta tantangan karier di dalamnya adalah bagian dari proses pematangan diri, sehingga keberanian untuk mengambil risiko menjadi sangat penting. "Jika kamu ingin maju, baik secara pribadi maupun profesional, berani mengambil risiko adalah kunci. Hal ini karena mencoba dan belajar, jauh lebih baik daripada tidak melakukannya sama sekali," imbuhnya. Lantas, bagaimana kamu mengetahui kapan saatnya untuk mengambil risiko? Berikut beberapa tanda yang menunjukkan bahwa kamu perlu berani mengambil risiko dalam karier. 1. Merasa jenuh dan stagnan dengan pekerjaan yang dijalani saat ini Ketika kamu merasa pekerjaan yang dulunya terasa menarik dan menyenangkan, kini berubah menjadi stagnan dan membosankan, bisa jadi ini pertanda bahwa kamu mungkin perlu keluar dari zona nyaman dan berani mengambil risiko. Dikutip Forbes, Kourtney Whitehead, seorang pakar karier dan penulis 'Working Whole', mengungkapkan bahwa rasa bosan dapat menjadi salah satu emosi yang berpotensi mengganggu kehidupan profesional dan pribadi seseorang. Hal tersebut disebabkan, ketika kamu bekerja dalam keadaan bosan, kamu tidak dapat memberikan performa yang terbaik. Kamu menjadi kurang fokus dalam memperhatikan setiap detail dan aspek penting yang biasanya membuatmu unggul dalam pekerjaan, bahkan yang terburuk adalah kamu mungkin secara sengaja membuat pekerjaanmu menjadi kurang maksimal. Padahal, menurut Owens, di era yang bergerak begitu cepat seperti sekarang, mengembangkan kemampuan diri menjadi hal yang sangat penting agar kamu bisa tetap bersaing. Oleh karena itu, jika kamu merasa telah menyabotase lingkungan kerja yang dulunya positif dan penuh inspirasi, maka ini saatnya untuk berani mengambil langkah baru demi karier yang lebih baik. 2. Mulai sulit untuk berkembang Dalam dunia kerja, ada saat di mana kamu mungkin merasa sulit untuk berkembang, terutama ketika kamu sudah berada dalam posisi pekerjaan yang diinginkan. Kamu mungkin terlalu nyaman, sehingga membatasi diri dan enggan mencoba hal baru. Padahal, berani mencoba hal baru akan membantumu menemukan pengalaman dan pengetahuan yang mungkin belum pernah kamu ketahui sebelumnya. Jika kamu merasa perlu mengambil risiko, maka jangan abaikan perasaan ini. Meskipun awalnya sulit, tapi tidak berani mencobanya bisa membuatmu menyesal di kemudian hari. Dilansir New York Post, Kyle Elliott, MPA, Ed.D., seorang pelatih karier teknologi di Santa Barbara, California, mengatakan bahwa salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan orang-orang dalam berkarier adalah tidak memperjuangkan kebutuhan dan diri mereka sendiri. Bahkan, jika pada akhirnya mereka tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan, mereka dapat mengurangi rasa penyesalan yang mungkin terjadi karena sudah berani mencoba. "Oleh karenanya, mulailah merencanakan sesuatu untuk tujuan yang baru sebelum keadaan menjadi lebih sulit. Mengambil risiko bukan berarti dilakukan secara tiba-tiba. Hal itu tidak dianjurkan. Lebih baik, gunakan instingmu sebagai indikator bahwa kamu sudah siap mencari peluang yang lebih besar dibarengi dengan strategi yang tepat untuk mengurangi masalah-masalah yang terjadi di masa depan," kata Whitehead. 3. Sadar bahwa ketakutan yang kamu alami hanyalah pikiran negatif yang kamu buat sendiri Penting diketahui bahwa salah satu alasan mengapa banyak orang ragu untuk mengambil risiko adalah ketakutan yang mereka alami, baik takut gagal ataupun takut membuat kesalahan. Padahal, kegagalan dan kesalahan dalam mencoba sesuatu yang baru adalah hal yang wajar karena itu merupakan bagian dari proses belajar. Di sisi lain, jika kamu menceritakan ketakutanmu kepada teman terpercaya dan mereka tidak tampak begitu khawatir seperti yang kamu rasakan. Bisa jadi, ini pertanda bahwa ketakutan yang kamu alami mungkin hanya hasil dari pikiran negatif yang kamu buat sendiri. Menurut Elliot, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi kerugian sebelum mengambil risiko dalam berkarier. Salah satunya adalah berpikir positif. Meskipun mempersiapkan diri untuk berbagai kemungkinan terburuk bisa membantu kamu mempertimbangkan semua pilihan, namun memikirkan skenario positif juga gak kalah penting. "Pahami dan yakini bahwa tidak ada yang namanya kegagalan, yang ada hanyalah pengalaman dan pembelajaran. Jika kamu memandang setiap situasi adalah ruang kesalahan, maka sampai kapan pun kamu mungkin tidak akan pernah maju," imbuh Owens. 4. Intuisimu memberi isyarat bahwa inilah waktunya untuk keluar dari zona nyaman Intuisi merupakan dorongan emosional yang dirasakan oleh setiap manusia. Seringkali kita merasakan intuisi, di mana kita didorong untuk melakukan tindakan tertentu, baik itu melibatkan diri dalam proyek yang lebih menantang atau membuat perubahan dalam karier. Jika kamu merasakan intuisi tersebut, sebaiknya jangan diabaikan. Sebab, itu bisa menjadi tanda bahwa kamu sudah siap untuk meninggalkan zona nyaman dan mengambil langkah baru. Menurut Whitehead, jika kamu merasa di lubuk hatimu ada keinginan untuk mengejar jalur karier yang lebih menantang yang berasal dari intusimu, maka kamu dapat mempertimbangkan hal tersebut dan mulai mengatur strategi untuk meraih impianmu. Berani keluar dari zona nyaman dan mengambil risiko dalam karier bukanlah sesuatu yang mudah. Namun, penting diingat bahwa tidak ada keberhasilan tanpa ada risiko di baliknya. Oleh karena itu, jika kamu ingin kariermu dapat berkembang, maka bersiaplah untuk menghadapi berbagai tantangan yang akan terjadi di masa depan. Semoga informasi ini bisa membuatmu lebih termotivasi untuk memulai langkah baru, ya!

3 Cara Mengatasi Nyeri saat Kencing Terakhir, Jangan Tahan Pipis!

Nyeri saat buang air kecil, terutama di akhir prosesnya, dapat disebabkan oleh infeksi saluran kemih atau iritasi pada saluran kemih. Cara mengatasi nyeri kencing terakhir bergantung pada penyebabnya, termasuk penggunaan antibiotik untuk infeksi saluran kemih dan penanganan yang berbeda untuk kondisi lain. Minum air putih cukup membantu menjaga kesehatan saluran kemih dan mengurangi risiko nyeri saat kencing dengan membilas bakteri dan zat iritasi dari sistem kemih. Nyeri saat buang air kecil, terutama ketika mendekati akhir prosesnya, bisa menjadi pengalaman yang mengganggu dan menimbulkan ketidaknyamanan. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi saluran kemih hingga masalah kesehatan lainnya. Nyeri saat buang air kecil juga dikenal dengan istilah disuria. Untungnya, ada beberapa cara mengatasi nyeri saat kencing terakhir yang efektif. Cara-cara ini bisa membantu meredakan rasa sakit dan mencegah kondisi ini agar tidak makin parah. 1. Harus diobati jika penyebab nyeri adalah infeksi Cara mengatasi nyeri saat kencing terakhir yang efektif sangat bergantung pada penyebab utamanya. Jika nyeri disebabkan oleh infeksi saluran kemih (ISK), perawatan yang diperlukan biasanya meliputi konsumsi antibiotik yang diresepkan oleh dokter. Sementara itu, jika nyeri muncul akibat iritasi pada saluran kemih atau kondisi lain seperti batu ginjal, metode penanganan yang berbeda mungkin diperlukan. Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi penyebab nyeri terlebih dahulu dengan berkonsultasi pada tenaga medis. Hindari penggunaan sabun keras atau produk kimia lain di dekat alat kelamin yang berpotensi menyebabkan iritasi. Perawatan di rumah untuk buang air kecil yang menyakitkan sering kali mencakup mengonsumsi obat antiinflamasi yang dijual, seperti ibuprofen. 2. Minum air putih yang cukup Minum air putih dalam jumlah yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan saluran kemih dan mengurangi risiko nyeri saat kencing. Air membantu membilas saluran kemih, mengurangi kemungkinan bakteri atau zat iritasi menumpuk yang bisa memicu infeksi. Dengan tubuh yang terhidrasi dengan baik, frekuensi buang air kecil akan meningkat, yang juga berperan dalam "membersihkan" bakteri dan zat lain dari sistem kemih. Mengonsumsi sekitar 8 gelas air putih per hari, atau sesuai kebutuhan tubuh dan aktivitas, bisa membantu menjaga saluran kemih tetap sehat dan mengurangi risiko nyeri. 3. Jangan menahan buang air kecil Kebiasaan menahan buang air kecil bisa memperburuk nyeri saat kencing dan bahkan meningkatkan risiko infeksi saluran kemih. Menahan urine terlalu lama menyebabkan bakteri memiliki lebih banyak waktu untuk berkembang biak di kandung kemih. Ini bisa menyebabkan infeksi dan iritasi pada saluran kemih. Dengan segera buang air kecil ketika merasa ingin, kamu membantu membilas saluran kemih dan mencegah penumpukan bakteri. Usahakan untuk tidak menunda keinginan buang air kecil, terutama jika kamu sering mengalami nyeri. Nyeri saat kencing terakhir memang dapat mengganggu, tetapi dengan penanganan yang tepat dan perubahan gaya hidup, masalah ini bisa diatasi. Menerapkan cara mengatasi nyeri saat kencing terakhir yang efektif bisa menjaga kesehatan saluran kemih.